Pesantren Ramadhan Di Sekolah

Pesanteren ramadhan adalah kegiatan yang selalu diadakan setiap bulan puasa, kegiatan ini muncul untuk memberikan warna pada pendidikan di sekolah supaya tidak monoton. biasanya kegiatan pesantren ramadhan ini dilakukan dari je njang sekolah dasar hingga jenjang SMA. Pesantren ramadhan ini juga sering disebut sebagai sanlat atau pesantren kilat, yap kegiatan yang berlangsung hanya seminggu atau 10 hari dan ada beberapa yang sampai 14 hari ini membuatnya disebut kilat.

Kegiatannya juga beragam kok, di waktu sebelum  shubuh anak-anak di bangunkan untuk santap sahur dan siap-siap sholat shubuh berjamaah, setelah itu dilanjutkan dengan membaca Alqur’an dan kajian. setelah itu mandi dan masuk kelas untuk mulai belajar. dalam kegiatan ini materi yang dipelajari bukan materi pelajaran sekolah melainkan materi agama yang belum diketahui oleh para siswa. Seluruh kegiatan sangat pada dari pagi hingga petang dan menariknya kegiatan pesantren ramdhan ini biasanya bukan dijalankan oleh para guru tetapi mahasiswa atau santri yang sedang berlibur, belajar dengan sesorang yang lebih muda ternyata memberikan sedikit rasa semangat pada diri peserta.

Penulis sendiri sudah sering berkecimpung di dunia per sanlat an, mulai kelas 1 SMA penulis pernah mengadakan kegiatan sanlat di SMP. memberikan materi tentang fiqh, tauhid, hadist, akhlaq serta pembawan materi yang seru membuat kegiatansemakin kondusif. Ketika kuliah pun penulis juga banyak berkecimpung di dunia sanlat, mengadakan RAMCER, Ramadhanku Ceriaku yang diadakan di Masjid di Sentul City. efek dari kegiatan sanlat itu akan dirasakan oleh peserta ketika bulan ramadhan selesai, mereka akan menjadi haus terhadap ilmu-ilmu agama yang membuat mereka ingin belajar lebih banyak lagi.

kegiatan ini sangat dianjurkan untuk sekolah untuk mengisi waktu luang kegiatan belajar mengajar di sekolah dan untuk tambahan materi agama di bulan ramadhan. kita sadar bahwa banyak dari siswa kita yang mungkin tidak terlalu paham agama bahkan belum mampu membaca Al qur’an di kelas atau malah di kelas 10. hal tersebut membutuhkan perhatian yang persuasif dari pihak sekolah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s