Pembuatan Pupuk Hayati Rebung bambu

pupuk hayati rebung bambu 2Bambu memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, sehingga tanaman ini menjadi kandidat sebagai bahan bangunan terbarukan untuk masa depan. Karena daya kecapatan tumbuh yang dimiliki bambu inilah menjadi alasan utama untuk memanfaatkan rebung bambu sebagai ZPT organik atau secara umum digunakan bahan MOL (mikro organisme lokal). Rebung bambu dapat tumbuh dengan kecepatan rata-rata 17 cm per hari, tergantung juga dari jenis bambu dan lokasi tumbuh.

Bukan hanya itu saja, bambu juga mampu tumbuh begitu cepat walaupun tanpa pupuk sama sekali. Oleh karena itu kita akan mencoba memanfaatkan tanaman bambu muda (rebung) untuk kita jadikan MOL. Menurut beberapa informasi yang maspary peroleh, MOL rebung bambu / pupuk hayati rebung bambu mempunyai kandungan C organik dan giberellin yang tinggi sehingga mampu merangsang pertumbuhan tanaman secara cepat. Selain itu MOL rebung bambu juga mengandung mikroorganisme yang sangat penting untuk membantu pertumbuhan tanaman yaitu Azotobacter dan Azospirillium.

Rebung merupakan tunas akar yang masih muda. Jika di konsumsi oleh manusiapun sangat mempunyai manfaat pupuk hayati rebung bambuyang banyak. Kandungan dalam rebung bamboo selain memiliki kandungan serat yang tinggi, rebung terdiri dari mineral dan vitamin seperti vitamin A, vitamin B, tiamin, Riboflavin, Niacin, Vitamin C, Kalsium, Besi, Fosfor, Fat, Karbohidrat, Protein, dan Kalori untuk membantu membangun daya tahan tubuh.

Pada kali ini kita akan membuat pupuk hayati dari rebung bambu J

Berikut adalah cara-cara membuat pupuk hayati dari rebung bambu :

Pupuk hayati dari rebung bambu

Bahan :

  1. Rebung bamboo 3 kg
  2. Air cucian beras 5 liter
  3. Air tebu/ gula/ tetes 1,5 ons, atau buah-buahan yang manis

Cara membuat :

  1. Rebung bamboo diparut dan dihaluskan kemudian dimasukkan kedalam tong plastik
  2. Campurkan buah-buahan manis yang sudah dihaluskan
  3. Tambahkan tetes/ air tebu/ air gula merah dan aduk sampai rata
  4. Rendam dengan 5 liter air cucian beras
  5. Tutup rapat dengan plastik dan beri lubang udara
  6. Simpan selama 15 hari

Cara menggunakan bisa digunakan untuk decomposer atau perangsang vegetative

 

Semoga bermanfaat J

Save

Save

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s