Cara Pembuatan Pupuk Hayati dari Keong Mas

gambar pupuk hayati dari keong masMempunyai tanaman yang tumbuh dengan subur adalah keinginan setiap orang, khususnya para petani. Akan tetapi, tanaman yang tumbuh subur tidak di dapat secara cuma-Cuma tanpa dipantau pertumbuhannya dan di beri pupuk yang baik sehingga dapat tumbuh dengan baik.

Pupuk hayati adalah pupuk untuk tanaman dan mengandung bakteri yang sangat baik untuk tanah dan tanaman untuk mengolah bahan organik yang tersedia agar menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman. Bahkan keong mas pun bisa dijadikan pupuk hayati.

Di balik hal yang merugikan ternyata selalu ada sisi positif yang menguntungkan. Salah satu contohnya adalah keong mas ini, selama ini keong mas dikenal sebagai hama pada tanaman padi yang cukup sulit dikendalikan. Selama ini banyak petani yang menggunakan keong mas sebagai makanan ternak dan ikan, namun masih ada manfaat lain keong mas yaitu sebagai pupuk organic cair. Membuat pupuk organic dari keong mas selain membantu mengendalikan hama, juga mewujudkan pertanian organik yang lebih sehat.

Fungsi keong mas :

MOL keong mas berfungsi sebagai pupuk hayati, perangsang pertumbuhan dan sebagai pengurai dalam pengomposan. Kandungan auksin pada keong mas berfungsi untuk merangsang pertumbuhan tanaman, selain itu keong mas juga mengandung banyak protein, azotobacter, azostobacter, azospirillium, staphylococcus, pseudomas, auksindanenzim yang sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman.

Untuk mendapatkan fungsi keong mas sebagai pupuk hayati, keong mas harus diolah terlebih dahulu menjadi MOL (Mikro Organisme Local).

Berikut cara-cara membuat pupuk hayati dari keong mas :

Pupuk hayati dari keong emas

Bahan :

  • Keong mas yang masih hidup/segar 5kg
  • Cairan tebu/tetes 1 liter atau gula merah 1 kg, jika tidak ada maka dapat diganti dengan buah pisang, melon yang telah matang 2 buah.
  • Air kelapa 10 liter

Cara pembuatan :

  1. Keong mas ditumbuk halus dan dimasukkan ke dalam plastik
  2. Campurkan air gula/air tebu atau buah-buahan manis yang sudah dihaluskan
  3. Masukkan air kelapa dan aduk sampai rata
  4. Kemudian tutup rapat dengan plastik dan beri luang udara
  5. Simpan selama 15 hari

Cara penggunaan :

  • Pengomposan, perbandingan 1 : 5 ditambah dengan 100 cc air tebu/1 ons gula merah
  • Pada tanaman padi, lakukan sebagaimana pupuk hayati yang lain

Manfaat :

  • Sebagai perangsang pertumbuhan pada fase vegetative

Semoga bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s