Dampak Buruk Pornografi Terhadap Anak

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di satu sisi telah membawa dampak positif pada perkembangan kehidupan masyarakat. Namun, di sisi lain juga membawa efek negatif pada perkembangan anak, terutama pornografi. Semakin mudahnya akses dan semakin berkembangnya teknologi juga semakin memudahkan anak-anak kita untuk bereksplorasi. Tentu hal yang positif dapat diraih bila anak kita bereksplorasi terhadap hal-hal yang mendidik. Namun jika sebaliknya maka akan merusak moral anak kita. Disamping itu, masih banyak yang belum sadar akan dampak buruk pornografi terhadap anak. Maka dalam artikel dampak buruk pornografi terhadap anak ini akan dipaparkan apa saja dampak buruk pornografi terhadap anak. Maka teruslah membaca artikel ini agar kamu mengetahui dampak buruk pornografi terhadap anak.Banyak orang belum menyadari bahwa anak dan remaja di Indonesia telah terpapar pornografi dalam jumlah yang tidak bisa dibayangkan. Hal ini berpotensi menimbulkan kerusakan otak yang melebihi kerusakan yang ditimbulkan narkoba.

Seorang pakar adiksi pornografi dari Amerika serikat, Dr Mark B Kastlemaan mengatakan: “Pornografi dapat memberi dampak langsung pada perkembangan otak anak dan remaja. Yang bisa menyebabkan kerusakan otak permanen bila tidak segera diatasi”.

Menurut Dr Mark, ada dua bagian otak. Masing-masing berfungsi untuk berpikir logika (Pre Frontal Corteks/bagian otak depan) dan emosi reaktif (sistem limbik/bagian tengah otak). Pada bagian Pre Frontal Corteks (PFC), otak bertanggung jawab untuk mengontrol konsekuensi. Juga tujuan masa depan, kecerdasan dan rasa peduli dengan orang lain. Sedangkan pada bagian limbik, otak bertanggung jawab untuk melindungi dari bahaya, keinginan untuk bersenang-senang, tidak peduli dengan konsekuensi dan hanya peduli pada diri sendiri (ego).

Pornografi sangat rentan pada anak dan remaja karena bagian logika otak belum berkembang dengan baik. Dr Mark menjelaskan ada 3 tahapan perkembangan otak, yaitu koneksi, pemangkasan dan myelinasi.

Dari 3 tahapan otak tersebut diketahui bahwa bagian otak limbik yang tidak peduli dengan konsekuensi berkembang terlebih dulu. Dan pada anak dan remaja yang bagian otak logikanya belum berkembang, pornografi akan sangat berpengaruh. Serta rentan menyebabkan adiksi juga bisa merusak tumbuh kembang otak anak.

Jadi awasilah putra putri anda ketika sedang berselancar di dunia maya. Karena selain dari pergaulan, dunia maya merupakan sumber utama pornografi terjadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s